Posted by: dokiez on: Juni 10, 2009
Y!M dari teman,, tapi lumayan bagus juga untuk di renungkan, kita baca yuk,,,
Filsafat Bolak Balik utk di renungkan … Masih muda, korbankan kesehatan cari harta. Sudah tua, korbankan harta cari kesehatan Karena harta, orang asing menjadi seperti saudara. Karena harta, saudara menjadi seperti orang asing. Orang kaya mampu beli ranjang enak, tapi gak bisa tidur enak (stress…euiii) Orang miskin gak mampu beli ranjang enak, tapi bisa tidur enak (capek jadi kuli…) Orang kaya punya duit buat foya-foya,tapi gak punya waktu. Orang miskin punya waktu buat foya-foya,tapi gak punya duit. Masih muda, pengen jadi kaya biar nikmatin kekayaan,Udah kaya, gak punya waktu buat nikmatin kekayaan. Sekali punya waktu buat nikmatin kekayaan,udah keburu tua gak ada tenaga… Bersyukurlah dan nikmati apa yang sudah kita dapat !!
Posted by: dokiez on: Juni 6, 2009
cinta adalah unsur terpenting dalam hidup manusia, mempunyai daya driver yang sangat kuat yang mampu menentukan manusia untuk maju atau mundur dari sebuah tantangan, dengan cinta manusia bisa mewujudkan segalanya, bahkan termasuk hal yang tak mungkin pada awalnya.
mencintai adalah pekerjaan hati, kadang melelahkan kadang juga nikmat terasa, saat mencintai maka seluruh rasa akan tertuju pada satu objek, entah manusia atau objek materi yang lainnya. namun begitu ada hal terpenting dalam proses mencintai, yang terkadang dapat menentukan kualitas cinta yang sedang terjadi. terlebih hal ini akan berpengaruh pada pribadi dan perangai seseorang.
saat mencintai ada kalanya seseorang melakukannya dengan All out, sehingga akan melakukan segalanya demi cinta. mungkin itu wajar adanya, mungkin itulah hakikat cinta, namun proporsionalitas dalam hal ini tak selalu menjadi prioritas tindakan seseorang, sebagai contoh, kalangan muda(ABG) yang dengan alasan cinta mau merelakan kehormatannya kepada sang pujaan hati. lalu, bagaimana kisah selanjutnya. saya yakin kita semua tak selalu menyaksikannya dengan happy ending, dan dengan adat ketimuran kita yang menganggap penting virginitas, hal ini tak jarang akan mendorong perempuan yang sudah tidak virgin tadi semakin menjadi-jadi, mungkin alasan sederhananya akan macam-macam, dari pfrustasi atau sebagai balas dendam sama pasangannya yang telah merenggut lalu meninggalkannya, lalu, siapa yang salah dari semua ini???
analisanya sangat sederhana saja, dan bersandar pada satu dasar bahwa, hidup ini relativ, sehingga semua hal yang kita yakini(kecuali Allah yang absolut) akan sangat mungkin berubah tak terkecuali sebuah hubungan atau perasaan seperti yang terjadi dalam kasus diatas. dan dalam hal ini keterlalu yakinan tadi sudah seharusnya tidak ada, karena siapapun tak bisa menjamin sebuah keabadian. dan mencintai tak selalu harus dibuktikan dengan sebuah pengorbanan seksual. bukankah masih banyak cara lain yang lebih baik??
cinta, untuk melihat lebih jauh, mari kita lihat beberapa definisi dari berbagai sumber:
Definisi Cinta
Cinta adalah sebuah perasaan yang ingin membagi bersama atau sebuah perasaan afeksi terhadap seseorang.
- Wikipedia
Cinta adalah kasih sayang yang mendalam.
- Kamus Besar Bahasa Indonesia
Cinta adalah perasaan yang kuat pada lawan jenis karena hubungan yang personal.
- Miriam Webster
Cinta adalah perasaan sayang pada orang lain.
- Dictioanry.com
Cinta adalah ikatan atau perasaan yang kuat yang menimbulkan rasa hormat dan sayang.
- Arddictionary.com
Cinta adalah perasaan sayang dan tertarik yang sangat kuat pada seseorang.
- Answers.com
Cinta adalah fenomena sosial dan kognitif.
- Ilmu Psikologi
Cinta adalah emosi yang dalam dan kompleks yang membuat seseorang bertindak heroik.
- Ehow.com
Cinta adalah emosi positif yang kuat.
- Lexipedia.com
Cinta adalah keterikatan rasa sayang pada lawan jenis.
- biology-online.org
CInta adalah perasaan sayang pada seseorang.
- Encarta
beberapa definisi mengarah kepada perasaan sayang dan keterikatan, ada pula yang megatakan emosi yang kompleks, ada pula yang mengaitkan dengan rasa hormat, namun tak jauh beda bila dikatakan bahwa cinta adalah perasaan sayang yang mendalam yang membuat seseorang mau melakukan apa saja untuk orang yang dicintainya. dalam hal ini termasuk hal yang buruk sekalipun, karena dalam beberapa kasus ada juga orang yang bahkan rela menjual dirinya demi sang pujaan hati. lalu seberapa pentingkah cinta itu??
cinta sangat penting, terlebih banyak menjadi alasan manusia bisa bertahan, dari penyakit, himpitan hidup, atau berjuang dari suatu medan perang.
dalam islam, cinta adalah proses menyayangi yang saling menyelamatkan, maka sudah sepantasnya aktifitas sex demi cinta pada awal pra nikah harus dijauhi, karena itu termasuk cinta yang salah.
hufffh,, cape juga neh nulis,, lanjut minggu depan yaaah,,,, by,,
Posted by: dokiez on: Mei 4, 2009
sebuah essay tentang hati, 1
hati adalah elemen terpenting dari proses berfikir manusia, dengan hati manusia mampu menimbang berbagai hasil olah otak agar mampu mencapai nilai yang tepat sesuai yang diinginkan seseorang.
karena ada kalanya, hasil olah fikir tak cukup membuat suatu keputusan berhasil dalam tataran tindakan, karena dalam hal ini tak cuma berbicara masalah materi informasi, namun lebih mengarah kepada bagaimana tranformasi yang tepat dapat dilakukan dalam menyampaikan hasil berfikir tadi melalui sebentuk informasi yang tepat.
artinya, dengan hati kita dapat berempati tentang bagaimana menyampaikan suatu informasi yang sama terhadap orang dengan keadaan psikologi yang berbeda. ya, ini begitu penting agar tidak terjadi deviasi makna dari informasi yang hendak di sampaikan,
penataan hati, dalam bahasa yang lumrah, renyah dan familiar, lebih umum di kenal dengan sebutan manajemen qolbu, yang pada dasarnya sudah including dalam manajemen ilahiah.
penataan hati mungkin terkesan pelik, penuh aturan dan kaku, namun pada dasarnya tidak, karena aktifitas penataan hati hanya menekankan kepada aplikasi nilai-nilai baik yang secara umum telah tertanam dalam ingatan manusia sejak kecil, lalu mempaketkan perangkat nilai tersebut serta melakukan pemisahan pemisahan dari nilai-nilai yang tak diingini, kenapa demikian, karena hal ini akan mempengaruhi perangkat nilai secara keseluruhan,
perangkat nilai yang sudah tertanam tersebut dan tertuang dalam aktifitas sehari-hari secara sederhana dapat di asosiasikan sebagai peragai / pribadi seseorang, atau kepribadian. kenapa demikian, karena setiap orang secara sadar selalu melakukan sesuatu sebagai tindakan atau respon dari sebuah kejadian atau masalah, lebih banyak dilandasi oleh tata perangkat nilai yang dianut, kemudian selanjutnya intuisi. ,,,
Posted by: dokiez on: September 29, 2008
ada bahagia dalam hidup, karnya-Nya, karna dia, karna mereka, dan karna dirinya,
ya, bahagia itu bisa saja timbul saat kita berada disamping orang yang kita sayangi, cintai dan kasihi, bahkan saat mengingatnya saja hati kita sudah berbunga bunga, saat menerima telfonnya, saat membaca SMSnya, bahkan tak jarang, SMS yang berusia bertahun-tahun tetap saja enggan untuk dihapus,
bukan sesuatu yang aneh, bila saja kita bahagia karna seseorang,
begitupun bila kita bahagia karna sesuatu, contoh barang yang kita sayangi,
rumah, mobil, motor, hp dll.
namun semua itu sifatnya tidak akan kekal, karena semua kebahagiaan itu bersifat ektrinsik semata, dan akan mempengaruhi kebahagiaan tersebut saat seseorang atau sesuatu yang kita sayangi, tidak lagi menjadi milik kita, ya mereka bisa pergi kapan saja,
lalu bagaimana hakikat kebahagiaan itu,
ada banyak penjelasan tentang hakikat kebahagiaan, namun semua itu dapat di sederhanakan dengan generalisasi bahwa kebahagiaan pada dasarnya muncul dari diri kita sendiri melalui indikasi yang nampakd dan terasa saat kita diliputi perasaan-perasaan baik terhadap sesuatu atau seseorang, lalu bagaimana kebahagiaan yang sejati, adalah saat perasaan-perasaan baik tersebut tak terpengaruhi oleh apapun yang ada diluar kita, baik yang bersifat benda maupun non benda,
ya, karena kebahagiaan sejati ada dari diri sendiri dan dengan sendirinya,
dengan asumsi ini maka kebahagiaan itu akan terbagi menjadi dua yaitu kebahagiaan yang sejati dan kebahagiaan yang semu,
jika kebahagiaan sejati datang dari diri sendiri, maka kebahagiaan semu datang dan melekat pada setiap objek, yang akan pergi seiring kepergian objek tersebut,
memang akan tampak naif dalam tafsiran kebahagiaan seperti terurai diatas, namun realitasnya tampak disekeliling kita daam kehidupan sehari-hari, dimana hampir setiap orang akan merasa bahagia bahkan bangga dengan hasil yang dia peroleh dari sebuah jerih payah usahanya, dan akan kecewa jika hasil yang di capai tidak sesuai dengan harapan,
memang tidak dapat dipungkiri bahwa kita senang dengan yang kita dapat dan kita kecewa jika hasil tak sesuai dengan harapan, dan itu merupakan logika yang memang kodrati. namun demikian kondisi ini akan rentan dengan keputus asaan, terlebih untuk masyarakat awam yang ada dalam kondisi ekonomi yang serba minim, dan konsisi ini dapat memicu tingkat prustasi sosial yang lebih jauhnya dapat mengakibatkan gejolak sosial. kenapa demikian karena kebahagiaan pada sebagian orang lekat dengan asumsi sebagai kondisi kepuasan, padahal akan sangat berbeda meskipun ada keterkaitan.
kebahagiaan, agar terjadi suatu pemahaman yang holistis, ada baiknya kita samakan dulu persepsi kita tentang kebahagiaan,
berikut beberapa definisi kebahagiaan dari berbagai sumber
“Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam surga mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya.” Huud:108
“Dan barang siapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.” Thahaa:124
Makna kebahagian ini juga pernah diungkapkan oleh Hujjatul Islam, Imam Ibnu Taimiah – rahimahullah – “Apa yang bisa dilakukan musuh-musuhku terhadapku? Surgaku dan tamanku ada di hatiku…bila aku berjalan maka ia bersamaku dan tidak pernah berpisah dariku…. Penjaraku adalah kesendirianku (dengan Rabbku)…kematianku adalah syahadah (syahid)….pengusiranku dari negeriku adalah wisata bagiku.”
Suatu hari, di dalam sebuah rumah tangga terjadi pertengkaran yang sengit antara suami istri. Sang suami berkata kepada istrinya dengan kemarahan yang luar biasa seraya berkata: “Sungguh aku akan menjadikan kamu menderita dan celaka!!!”. Dengan suara lirih istrinya menjawab: “Kamu tidak akan pernah bisa mencelakakanku sebagaimana kamu tidak bisa membahagiakanku!”. Dengan nada heran sang suami balik bertanya: “Mengapa tidak bisa?”. Istrinya menjawab dengan tegas dan yakin: “Sekiranya kebahagiaan itu hanya berkaitan dengan uang belanja dan perhiasan, niscaya kamu bisa menghentikan. Akan tetapi kebahagian itu hanya ada pada suatu yang dimana kamu dan semua manusia tidak akan pernah menguasainya.” Dan dengarkan baik-baik: “Sesungguhnya kebahagianku ada dalam imanku, sementara imanku ada dalam relung hatiku dan hatiku hanya ada dalam genggaman Rabbku.”
subhanalloh, ternyata kebahagiaan itu maknanya sangat dalam,,,
huaaaaaamh,,,, saya lanjutkan lain kali ya, saya sudah sangat ngantuk hari ini,,,
wassalam